Selasa, 07 Juli 2020

Kita Lupa bersyukur dikala keadaan Lapang atau sempit

 Manusia rentan salah dan khilaf, hingga dia lupa akan bersabar dan lupa akan adanya pertolongan Allah di setiap kesulitan. Sungguh suatu kenikmatan yang Allah berikan di setiap detik, menit dan semuanya Allah berikan yang terbaik untuk kita.

Kita terkadang lupa dengan nikmatnya menghirup udara pagi, makan pagi, mandi dengan segarnya air yang mengalir, hangatnya mentari. Semua itu ada karena Allah yang menciptakan untuk kita. Kita anggap semua yang ada di sekitar kita adalah hal yang sepele saja, hingga berlalu begitu saja. Saat ketidaknyamanan kita dapati hanyalah keluhan yang keluar dari diri kita.
Kita sebenarnya mampu untuk lebih baik dari itu semua. Saat penciptaan manusia pada awalnya adalah sebagai seorang khalifah di dunia ini maka, jadilah agen penyelamat atas semua nikmat yang ada.
Allah memberikan nikmat-Nya dengan sangat luar biasa. Kesyukuran saat ketidaknyamanan datang dan kesabaran saat kejayaan adalah bukan hal yang mudah. Tapi Allah memberikan kondisi itu adalah untuk jelas agar kita sabar, ikhlas dan tabah di dalamnya. Semua adalah paket nikmat yang Allah berikan untuk kita, yang perlu disyukuri dan dinikmati dengan apapun bentuknya yang kita terima saat itu.
Teringat pepatah jawa
Gusti iku sambaten naliko sira lagi nandhang kasangsaran.
Pujinen yen sira lagi nampa kanugrahaning Gusti

Semoga sukses buat kita semua

Salam
Fikri Imanullah

1 komentar:

Zidna Nabilah mengatakan...

Lain syakartum la aziidannakum wa lainkafartum inna 'adzabii laa syadiid..

Dengan bersyukur, maka Tuhan akan menambahkan nikmatNya..
Semoga kita digolongkan sbg org" yg selalu bersyukur.. aammiiinnn..

Semoga sukses utk kita semua.. 😊